Tuesday, April 1, 2014
Monday, March 3, 2014
Membuat Charger HP Motor
Bagi yang suka touring, tentu charger sangat penting agar tak kehabisan battere HP. Pabrikan Honda juga tau hal ini, makanya di produk New Supra X FI 2014 juga akan ditambahkan fitur ini.
Berikut skema charger yang bisa kita buat sendiri dengan modal gak lebih dari Rp.10.000,-
Skema diatas sudah sangat umum. Regulator memakai 7805, arus maksimal 1A. Arus sebesar 1A saya rasa sudah ideal untuk semua jenis HP. Gak kurang, gak kelebihan. Jika terlalu kecil, waktu charging semakin lama tapi battere awet, sedangkan jika terlalu besar, waktu charging singkat tapi lifetime battere akan berkurang.
Input bisa langsung dihubungkan ke jalur aki setelah kontak. Fungsi Dioda untuk membatasi arus dari Aki, yaitu sebesar 1A, karena IN400X arus yang bisa dihandle maksimal 1A. Walaupun 7805 arus output juga maksimal 1A, namun jika arus input terlalu besar (Misal aki motor 6A) dikhawatirkan bakal cepat panas, nah itulah guna dioda di input. Jadi misal arus input terlalu besar, yang menghandle panas adalah Dioda, bukan IC regulatornya karen arus inputnya sudah 1A. Perlu diingat, dioda punya drop voltage , jadi output dari rangkaian diatas mungkin kurang dari 5V. Tapi dropnya kecil, jadi masih bisa lah untuk charging battere. Misal mau dinaikan agar output 5V, maka pada kaki tengah 7805 ditambahkan dioda juga untuk mengkompensasi drop tegangan tadi. Penambahan satu dioda pada kaki no 2 IC 7805 akan menaikan tegangan sekitar 0,3V. Jadi bisa kita atur berapa tegangan yang mau ditambah pada output 7805.
Selamat berkarya....!!! kalo bisa DIY kenapa enggak?? :)
Sunday, March 2, 2014
Membuat Led Bar Tachometer/ RPM Bar
Tachometer/ RPM indikator tidak ada di dibeberapa motor (teutama bebek/matic). Nah berikut skema Tachometer yang bisa diaplikasikan untuk semua jenis motor.
Komponen utama yaitu LM2917 sebagai frequency to voltage konverter, yaitu untuk menerjemahkan frequensi dari pulse pulser dijadikan tegangan yang kemudian ditampilkan oleh nyala led menggunakan LM3914.
Pemasangan bisa dipasang di belakang speedometer. Pengaplikasian seperti ini lebih menambah kesan cantik di motor ketimbang tachometer analog atau digital karena semakin motor digeber, nyala led akan mengikuti putaran mesin. Bisa dibayangkan? menarik bukan?
Aplikasi yang lain juga bisa dibuat lebih kreatif, misalnya untuk lampu senja belakang. Nah, ini yang akan saya lakukan. Jadi, selain tachometer diinstall di speedometer, juga diinstall pula sebagai lampu senja. Untuk pengaplikasian sebagai lampu senja, akan lebih menarik jika susunan lednya dibuat sedemikian rupa agar nyala led lebih menarik untuk diliat. Misal disusun kesamping (kekanan-kekiri) ditengah2 lampu rem yang juga led, jadi nanti seperti VU meter pada amplifier.
Tunggu hasil jadinya yah... :)
Tuesday, February 11, 2014
Memasang Variasi Led Motor (Hazard, Mata Kucing, Voltmeter, Tail Led)
Biar makin rame motornya, saya pasang beberapa aksesoris Led.
1. Led mata kucing di batok
Menggunakan 2 biji led 1/2 watt (3,5 Volt/ 150mA) diseri dengan resistor. Sumber listrik dari spull. Dibuat DC dulu dengananggapan voltase maksimal pada RPM tinggi sekitar 14Volt, sehingga kira-kira setelah disearahkan menjadi :14 x 1,4 = 19,6 Volt. Jadi resistor yang dibutuhkan : 19,6/0,15 = 84 Ohm --> 100Ohm.
2. Lampu Hazard
Menggunakan Eagle Led (sebutan led variasi) 1,5watt. Sumber langsung dari aki. DItambah saklar tambahan didekat handdle kiri untuk menyalakannya. Dengan watt segitu, sudah cukup terang. Biasanya saya nyalakan kalau akan bepergian jauh atau menyalip mobil.
Rangkaian flashing menggunakan rangkaian bekas hazard biasa yang dijual dipasaran. Kalau mau bikin sendiri juga sangat gampang, tinggal pakai IC 555 dan 4017. waktu/delay bisa ditentukan sendiri.
3. Stop lamp/ Tail Light
Menggunakan 14 biji led 1/5 watt warna merah. Ditambahkan juga led dibagian sein, warna putih dan biru agar menambah kesan menarik.
4. Voltmeter
Voltmeter digital dipasang dibatok lampu. Tentu saja harus dilubangi untuk tempat menaruh voltmeter. Voltmeter jenis ini banyak dijual dipasaran dengan harga sekitar 60rb. Ada juga voltmeter yang dilengkapi jamdan juga termometer. Fungsi dipasang Voltmeter adalah untuk memonitor voltase Aki serta menambah kesan cantik.
Monday, February 10, 2014
Bikin Subwoofer Aktif
Rencana :
1. Power pake TDA7294
2. Sub filter pasaran
3. Box model bandpass dg driver 10"
Sementara yang baru jadi cuma powernya aja
Sub filter sementara pake Parametric TC C-50 Bell, dipake pengaturan bassnya aja, pengaturan yang lain ditutup.
Sementara speaker pake speaker mobil boston dengan box alakadarnya.
Box bandpass lagi dipesen, Sub filter lagi dibikin
UPDATE 1April 2014
Berikut penampakan terakhir Power beserta Low Pass Filternya
Spek :
1. Power pake TDA7295
2. Sub Filter Bell
3. Trafo 4A (copotan ampli Onkyo)
4. PSU 3X 6800uF/68V (Nippon Chemicon)
Mengingat TDA7295 powernya dibawah TDA7294, makanya saya pakai 2 buah untuk menghandle 2 buah driver juga. Hasil setelah dirakit kurang memuaskan, nada rendah kurang menggebuk. Hal ini dikarenakan saya memakai box speaker biasa dan speakernya pun woofer 6' biasa, sehingga tidak mampu menghandle frekuensi dibawah 80Hz. Membran speaker maju mundur sangat kuat, tapi suara gaka ada/ cuma angin. Untuk mengakali hal ini, saya ubah cut off low pass filter agar bekerja di range frekuensi dikisaran 80Hz. Toh saya bukan bass freak. Setelah dilakukan perubahan ini, alhamdulillah bisa sesuai dengan ekspektasi saya. Speaker bisa bekerja maksimal dan sesuai kemampuannya, nada rendah bisa empuk dan cukup bertenaga untuk menggetarkabn kamar dengar 3x3 meter.
Untuk kedepannya, saya akan membuat ported box speaker 6" dua buah, mengingat saya memakai dua buah power. Hal ini sengaja dilakukan agar setup audio dikamar bisa merata nada rendahnya karena ada dua unit speaker subwoofer ditempatkan di titik berbeda. Hal yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan dua speaker ini saling menghilangkan bunyi, hal ini dapat diatasi dengan penempatan speaker yang tepat ataupun pembalikan salah satu fasa speaker.
Sunday, January 19, 2014
DIY Home Led Lighting
Beberapa titik rumah saya, sudah menggunakan Led. Disamping irit, tampilan juga lebih keren. Bisa dibuat berbagai bentuk, berbagai warna, dibikin dimmer, dsb. Berikut contoh salah satu Lighting Led di teras rumah memakai led SMD 5730 (V: 32-3,8 Volt, I :150mA ).
Terang & irit !!! :)
Lampu yang lain :
Skema mirip seperti gambar dibawah cuma nilai kapasitor dan reisitornya nya diganti (disesuaikan dengan jumlah led dan spek led)
Hasilnya :
Lampu yang lain :
Mengganti Sein Yamaha X-Ride Dengan Led
X-Ride, motor besutan yamaha ini memang lain dari skutik-skutik yang beredar di Indonesia karena konsep motor ini adalah skutik trail. Nah, beberapa hari yang lalu, datang teman minta didandanin X-Ride barunya. Saya kasih saran untuk penggantian semua lampu kecuali lanmpu utama menggunakan Led.
Karena stok Led yang saya butuhkan habis, hari itu saya cuma mengganti Sein dengan led eagle eye 1.5 watt. Selain lebih irit setrum, juga menambah tampilan jadi keren dan lain daripada yang lain. Berikut gambarnya :
Braket aslinya tinggal ditekuk !
Tambah cakep kan??
NOTE : Flasher bawaan haru diganti dengan flasher elektronik.
Subscribe to:
Posts (Atom)







